Integrasi Ilmu dan Kritik Dualisme dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.66277/great.2.1.48Keywords:
dualisme ilmu, filsafat pendidikan Islam, integrasi ilmuAbstract
Dualisme ilmu dalam pendidikan Islam telah melahirkan pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum yang berdampak pada fragmentasi sistem pendidikan serta ketidakseimbangan pembentukan intelektual, moral, dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep integrasi ilmu sebagai kritik terhadap dualisme pendidikan dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dualisme ilmu dipengaruhi oleh sekularisasi pendidikan modern dan warisan kolonialisme yang membentuk paradigma pendidikan dikotomis. Filsafat pendidikan Islam menawarkan integrasi ilmu berbasis epistemologi tauhid yang memadukan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam satu kesatuan pendidikan yang holistik. Integrasi ilmu dipandang mampu membangun sistem pendidikan yang lebih humanistik, non-dikotomis, dan berorientasi pada keseimbangan intelektual, spiritual, moral, serta sosial peserta didik.
The dualism of knowledge in Islamic education has created a separation between religious and general sciences, resulting in fragmentation within the educational system and imbalance in students’ intellectual, moral, and spiritual development. This study aims to analyze the concept of knowledge integration as a critique of educational dualism from the perspective of Islamic educational philosophy. The research employed a qualitative approach using library research methods through the analysis of relevant scientific literature. The findings reveal that the dualism of knowledge is influenced by modern educational secularization and colonial legacies that shaped a dichotomous educational paradigm. Islamic educational philosophy offers an integration of knowledge based on the epistemology of tawhid, which unites revelation, reason, and empirical experience within a holistic educational framework. Knowledge integration is considered capable of developing a more humanistic, non-dichotomous educational system oriented toward intellectual, spiritual, moral, and social balance among learners
References
Alkouatli, C. (2021). Holistic Islamic Education: Pedagogy and Identity Formation. British Journal of Religious Education, 43(4).
Atikah. (2025). Sekularisasi Pendidikan dan Fragmentasi Keilmuan. Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam.
Azra, A. (2016). Islamic Education and Reintegration of Sciences. Studia Islamika, 23(2).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
Hafizi, M. Z. (2024). Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Tren Kriminalitas Dan Penegakan Hukum Di Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(2), 53–60.
Hashim, R. (2019). Toward an Integrated and Holistic Education System in Muslim Societies. Intellectual Discourse, 27(1).
Huda, M. (2020). Nurturing Global Citizens through Integrative Islamic Education. International Journal of Instruction, 13(1).
Humairah. (2024). Dualisme dan Dikotomi Ilmu dalam Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam.
Humairoh, & Mustafidin. (2025). Epistemologi Tauhid dalam Pendidikan Islam Holistik. Jurnal Filsafat Islam.
Krippendorff, K. (2013). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Sage Publications.
Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif : Edisi Revisi. Remaja Rosdakarya.
Melati Tri Anggrani. (2025). Penerapan Proyek Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Pencegahan Korupsi sejak Dini. Chatra: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(3), 123–129. https://doi.org/10.62238/chatra.v1i3.171
Mualimin. (2017). The Concept of Integration of Knowledge in Islamic Education. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2).
Mukhlasin, A. (2021). Dualisme Penyelenggaraan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam.
Muzaki. (2026). Transformasi Pendidikan Islam Berbasis Integrasi Ilmu. Jurnal Tarbiyah.
Norafiza, S., & Anwar, A. (2020). Isu Dikotomi Sains dan PAI pada Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Nur’aina. (2025). Kritik terhadap Dikotomi Ilmu dalam Sistem Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Pathin, & Hanif. (2026). Integrasi Ilmu dan Iman dalam Menghadapi Disrupsi Digital. Jurnal Pendidikan Modern Islam.
Qadariyah. (2026). Epistemologi Tauhid dan Rekonstruksi Pendidikan Islam Integratif. Jurnal Filsafat Pendidikan Islam.
Rahmawati, & Sihono. (2025). Kurikulum Integratif dalam Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Kependidikan Islam.
Rizki, & Wati. (2025). Reposisi Kurikulum Pesantren Berbasis Integrasi Keilmuan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.
Sahin, A. (2018). Critical Issues in Islamic Education Studies: Rethinking Islamic and Western Liberal Secular Values of Education. Religions, 9(11).
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Solihutaufa. (2025). Integrasi Ilmu dan Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital. Jurnal Studi Islam.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif , Kombinasi, R&D Dan Penelitian Pendidikan) (3rd ed.). Alfabeta.
Suhirman, L., Nugroho, A. Y., Dhyanaputri, I. G. A. S., Adawiyah, R., Soraya, A., Dzaky, M. I., Alunaza, H., Akbar, S. A., Hafizi, M. Z., & Junida, D. S. (2026). Dasar Metodologi Penelitian. CV. Askara Sastra Media.
Tisdell, E. J., Merriam, S. B., & Stuckey-Peyrot, H. L. (2025). Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=tRpCEQAAQBAJ
Wahab, A. (2019). Dualisme Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan.
Zarkasyi, H. F. (2022). Epistemology of Islamic Education and the Challenge of Modernity. Qudus International Journal of Islamic Studies, 10(1).
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Salsabil Ramadhani, Putri Nur Priandini, Ziidan Fat Hurrizqi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.